|

Bicara Film :Merayakan Kearifan Lokal Lewat Sinema Disambut Antusias | EPIK...Penayangan Film Semalam di Malaysia dan Menuju Pelaminan di Serdang Bedagai





hariancentral.net | Sergai KEMENTERIAN Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) melalui Direktorat Film, Animasi, dan Video, Deputi Bidang Kreativitas Media, kembali menyelenggarakan kegiatan Bicara Film: Merayakan Kearifan Lokal Lewat Sinema. Kali ini acara digelar di  Wisma Amerta, Kompkek PTPN IV Adolina, Serdang Bedagai pada Kamis (20/11).



 Acara itu menjadi ruang temu antara sineas, komunitas film, dan pelaku kreatif untuk menggali proses kreatif di balik dua  film : Semalam di Malaysia dan  Menuju Pelaminan.



Hadir dalam acara ini Sekdis Pemuda, Olahraga dan kebudayaanBasyarudin SH, DPRD Sergai Togar Situmorang serta para undangan sineas daerah Serdang Bedagai.


Direktur Film, Animasi, dan Video, Doni Setiawan, menekankan bahwa komunitas film di Sergai memegang peran penting dalam regenerasi talenta, produksi karya lokal, dan menjaga dinamika industri kreatif di daerah. “Komunitas adalah ujung tombak ekosistem kreatif. Melalui kegiatan seperti Bicara Film, kami berupaya memastikan mereka punya ruang belajar, ruang berkarya, dan ruang berkolaborasi.”



Melalui sesi pemutaran film dan dialog kreatif, peserta diajak menelusuri bagaimana cerita-cerita lokal Sumatera Utara dapat hadir dalam bentuk sinema yang kuat secara visual dan emosional.




Dalam sambutannya di acara fenomeal ini, Sekdis Pemuda, Olahraga dan kebudayaanBasyarudin SH, menyatakan apresiasinya, “Kita mengapresiasi para sineas yang terus mengangkat kearifan lokal ke layar, sehingga mampu memperluas jangkauan narasi tersebut. Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan gagasan baru, peluang kolaborasi, dan semangat untuk terus berkarya.”


Melalui forum ini, peserta tidak hanya belajar dari proses kreatif, tetapi juga memahami bagaimana kolaborasi lintas pihak dapat mendorong pertumbuhan ekosistem film yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Peserta juga diajak melihat film bukan sekadar karya seni dan hiburan, tetapi sebagai cermin budaya serta potensi ekonomi kreatif yang berakar kuat dari daerah.



Dalam sesi tanya jawab, peserta bisa berdialog langsung dengan Ilham Fajar Hadi Head of Digital Production IMXR Studio,  kemudian  Ifwanul Hakim Asisten Produser dan Penulis Naskah Semalam di Malaysia serta Bobby Tamara , Ketum Owang Kampung.


Disini dipaparkan pengalaman mengenai teknik penulisan naskah dan pembuatan film secara sederhana.

Komentar

Berita Terkini