hariancentral.net | Kutacane - Aceh Tenggara(Agara).Senin.8/1/2023.Kembali mengunjungi sekolah Madrasah Abdi Pertiwi dan SMPN 2 Kecamatan Badar Kabupaten Aceh tenggara.
Kunjungan media central.Menindak lanjuti Surat permohonan komfirmasi dan data yang di layangkan pada pihak terkait pada tanggal 18/11/2023, menyangkut realisasi penggunaan dana Bantuan Oprasional Sekolah(BOS) yang terindikasi terjadi Tindakan Pidana Korupsi.Memperkaya diri dan golongan di atas keringat Rakyat.
Dugaan dana BOS yang di kelola oleh oknum kepala sekolah.Selain diduga tidak tepat sasaran.Fiktip dan Mark'af anggaran serta manivulasi tanda tangan dan data siswa pun disinyalir kuat terjadi.
Hal itu semakin di predeksi kuat terjadi.Bahkan menjadi Asumsi banyak kalangan.
Pasalnya.Sampai saat ini.Oknum kepala sekolah yang di rencanakan bakal di laporkan secara resmi kepada Aparat Penegak Hukum itu.Sampai saat ini tetap enggan membalas surat yang mereka terima.
Untuk kesekian kalinya.Biro central.Lagi-lagi mengalami rasa kecewa.Pasalnya"Setiap mengunjungi MAS Abdi Pertiwi.Oknum kepsek tidak berada di tempat.
Anehnya.Setiap kunjungan.Pesan secara lisan tetap di sampaikan.Bahkan no hp juga dari awal sudah di cantumkan.Ironisnya"Oknum kepsek tidak pernah memberi inpormasi menyikapi dugaan korupsi dana BOS yang terjadi.
Berbagai kalangan mengharapkan.APH jangan melempeng apa lagi tutup mata.
Saatnya Oknum kepsek memanggil oknum kepala sekolah secara hukum.Agar dugaan penyimpangan dana BOS yang di kelola itu mendapat titik terang.Harap masyarakat Revornis.Senin.8/1/2024 di kuatacane/Dar

