|

Puskesmas Pakkat Jadi Lokus Program Puskesmas Rawat Inap Plus Sumut Berkah

 


Doloksanggul, Central


Puskesmas Pakkat di Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan salah satu Puskesmas terpilih dari 21 Puskesmas di Sumut menjadi Lokus Program Transformasi Puskesama Rawat Inap Plus Sumut Berkah. Hal ini disampaikan Pj. Sekda Sulaiman Harahap pada acara Sosialisasi dan Koordinasi Program Transformasi Puskesmas Rawat Inap Plus Layanan Spesialistik Sumut Berkah di Medan, Selasa 12 Mei 2026. 

Kegiatan ini diikuti para Sekretaris Daerah Kabupaten, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara guna memperkuat sinergi peningkatan layanan kesehatan dasar di daerah. Dari Kabupaten Humbang Hasundutan hadir Sekda Chiristison R. Marbun dan Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Alexander Gultom. Dalam sambutannya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat pelayanan kesehatan primer melalui transformasi Puskesmas Rawat Inap agar lebih siap, lengkap, dan terintegrasi dengan rumah sakit rujukan. 

Disebutkan, program Transformasi Puskesmas Rawat Inap Plus Layanan Spesialistik Sumut Berkah diarahkan pada 17 kabupaten dan 21 puskesmas terpilih di Sumatera Utara. Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi salah satu daerah lokus program dengan Puskesmas Pakkat sebagai penerima program transformasi tersebut. Keberhasilan program ini harus diukur dari meningkatnya akses masyarakat, menurunnya hambatan rujukan, meningkatnya mutu layanan, serta semakin siapnya puskesmas dalam memberikan pelayanan rawat inap yang aman, bermutu dan sesuai standar. Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyambut baik program ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Pakkat dan sekitarnya. Diharapkan transformasi Puskesmas Pakkat nantinya mampu memperluas akses layanan kesehatan yang lebih cepat, dekat, dan berkualitas bagi masyarakat. (Chas)

Komentar

Berita Terkini