|

Massa Apresiasi Kajari, Desak Pengusutan Total Korupsi RSU Nias




HarianCentral,net | Gunungsitoli – Ratusan massa yang tergabung dalam Rakyat Nias Bersuara untuk Penegakan Hukum dan Keadilan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejari Gunungsitoli, Kamis (7/6/2026).


Mereka mendesak Kejari mengusut tuntas dugaan korupsi pembangunan RSU Pratama Kabupaten Nias TA 2022 senilai Rp38,5 miliar. 


Massa juga mengapresiasi kinerja Kajari Gunungsitoli, Firman Halawa, yang dinilai berani menangani kasus-kasus korupsi.


Pimpinan aksi, Fatiziduhu Zai, meminta penyidik memeriksa seluruh pihak terkait, termasuk proses relokasi lahan rumah sakit yang disebut belum mendapat persetujuan DPRD dan diduga berdiri di atas lahan LP2B tanpa izin Kementerian Pertanian. 


Ia juga mendesak pengusutan pengadaan alat kesehatan senilai Rp10 miliar tahun 2023 yang diduga beraroma KKN.


Koordinator aksi, Frengki N. Ndruru, menegaskan pihaknya siap mengawal proses hukum hingga tuntas. 


Selain kasus RSU, massa juga meminta Kejari membongkar dugaan korupsi proyek di Dinas PUTR, pompanisasi sawah, dana guru Dacil dan BOS, serta sarana air bersih yang tidak berfungsi.


Perwakilan massa diterima Kasi Intel Kejari Gunungsitoli, Yaatulo Hulu, untuk menyerahkan pernyataan sikap. 


Kajari Firman Halawa menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat dan menegaskan penetapan tersangka harus didukung minimal dua alat bukti sesuai ketentuan hukum.


Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat Polres Nias. (Tim)

Komentar

Berita Terkini