HarianCentral,net| Gunungsitoli – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kepulauan Nias, Sumatera Utara, resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2029. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) I yang digelar di Kitchen Cafe dan Resto Gunungsitoli, Selasa (4/8/2026),
Yonimasari Hulu terpilih sebagai Ketua SMSI Kepulauan Nias.
Usai Musda, kepengurusan SMSI Kepulauan Nias langsung dilantik oleh Ketua SMSI Provinsi Sumatera Utara, Erris J. Napitupulu. Dalam susunan kepengurusan yang baru, Albert Harefa dipercaya sebagai Sekretaris dan Kurniaman Zendrato menjabat Bendahara.
Dalam pidato perdananya, Ketua SMSI Kepulauan Nias, Yonimasari Hulu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Musda I. Menurutnya, momentum tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan titik awal memperkuat peran media siber dalam mengawal pembangunan dan peradaban digital di Kepulauan Nias.
"Kepercayaan yang rekan-rekan titipkan di pundak saya untuk memimpin SMSI Kepulauan Nias periode 2026–2029 adalah sebuah amanah yang teramat berat, sekaligus sebuah kehormatan yang teramat suci. Mandat ini bukan sekadar tanda kemenangan, tetapi sebuah panggilan untuk mengabdi," ujar Yonimasari.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua dan pengurus SMSI Kepulauan Nias periode 2023–2026 atas dedikasi mereka menjaga eksistensi organisasi. Selain itu, kehadiran Ketua dan Pengurus SMSI Sumatera Utara dinilai menjadi motivasi besar bagi insan pers di wilayah Kepulauan Nias.
"Kehadiran Ketua dan Pengurus SMSI Sumut dalam Musda ini memberikan suntikan energi bagi kami yang berada di wilayah terluar, sekaligus menjadi bukti bahwa kami tidak berjuang sendirian," katanya.
Menghadapi masa bakti 2026–2029, Yonimasari menilai tantangan media siber semakin kompleks, mulai dari maraknya penyebaran hoaks hingga tuntutan menjaga profesionalisme dan independensi pers. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota SMSI membangun organisasi yang solid, berintegritas, mandiri, dan memiliki daya saing.
"Kita adalah corong suara rakyat, pengawal pembangunan daerah, dan benteng pertahanan literasi bagi generasi masa depan Kepulauan Nias," tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk memperkuat kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.
"Mari kita satukan derap langkah, saling mengisi bukan saling menjatuhkan, saling menguatkan bukan saling melemahkan, serta saling merangkul, bukan saling memukul," ajaknya.
Menutup sambutannya, Yonimasari menyatakan optimisme bahwa SMSI Kepulauan Nias akan menjadi wadah yang melahirkan jurnalisme siber yang sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta mengharumkan nama Kepulauan Nias di tingkat nasional. (E7177)

